Senin, 09 Juli 2012

Pernikahan Dan Keluarga Kristen : " Cerai ! Bolehkah ?

Share

PERNIKAHAN DAN KELUARGA KRISTEN : “ CERAI ! BOLEHKAH ? “
“Dan sekarang tentang hal-hal yang kamu tuliskan kepadaku. Adalah baik bagi laki-laki, kalau ia tidak kawin, tetapi mengingat bahaya percabulan, baiklah setiap laki-laki mempunyai isterinya sendiri dan setiap perempuan mempunyai suaminya sendiri. Hendaklah suami memenuhi kewajibannya terhadap isterinya, demikian pula isteri terhadap suaminya. Isteri tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi suaminya, demikian pula suami tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi isterinya. Janganlah kamu saling menjauhi, kecuali dengan persetujuan bersama untuk sementara waktu, supaya kamu mendapat kesempatan untuk berdoa. Sesudah itu hendaklah kamu kembali hidup bersama-sama, supaya Iblis jangan menggodai kamu, karena kamu tidak tahan bertarak “ ( 1 Korintus 7:1-5 )

Apa jalan keluar terbaik bagi pasangan suami istri yang konfliknya sudah memuncak ? Firman Tuhan dalam Matius 19:6 “….mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia “ ( Mat 19:6).
Kalau begitu tidak perlu menikah, hidup bersama saja tanpa ikatan perkawinan, tanpa komitmen. Gaya hidup seperti ini tidak sesuai dengan firman Tuhan. Di mata Tuhan adalah dosa. Rasul Paulus berkata, daripada jatuh dalam dosa, lebih baik menikah ( Bdk 1 Kor 7:2 ).
Ingatkah dulu waktu anda belum punya pacar, setiap hari khawatir kapan mendapat pacar ? Waktu anda sedang pacaran, anda selalu mennatikan kabar dari dia dan hati anda selalu berbunga-bunga. Anda selalu menantikan saat bertemu si dia.
Lalu setelah menikah, masakan anda berkata : “ Ia sudah terlalu menyakiti hatiku. Aku tak tahan lagi hidup bersama dia. Aku mau cerai saja ! “
Siapa yang berhak memutuskan ikatan perkawinan ? Suami ? Atau istri ? Tidak ada! Tak ada satupun manusia yang berhak memutuskan ikatan perjanjian perkawinan. Rasul Paulus dalam 1 Kor 7:5 dengan tegas menulis, “ Janganlah kamu saling menjauhi,….” Tentunya hal ini berlaku untuk pasangan yang diberkati di gereja yaitu bagi suami dan istri yang sudah mengucapkan janji pernikahan di hadapan Allah dan di hadapan jemaat.
Pernikahan kudus adalah ikatan perjanjian ( covenant ) seperti perjanjian Allah dengan umat-Nya. Salah satu penyataan Allah kepada umat Israel adalah “ Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku “ ( Yes 43:1 ).
Hanya oleh karena anugerah-Nya pasangan suami istri (pasutri) dapat saling memberi diri, saling menerima apa adanya, saling mengampuni, dan saling menguduskan. Kalau anda sedang mengalami konflik dengan pasangan hidup anda, berdoalah ! Mintalah kasih setia Allah memenuhi kembali hati anda. Ingatlah Tuhan Yesus sudah memberi diri-Nya untuk anda dan pasangan hidup anda. Anda dan dia adalah satu di dalam Tuhan. Hai pasutri Kristen, janganlah sedetikpun berpikir untuk cerai. Tidak ada kata “cerai” dalam kamus pernikahan Kristen !
Pernikahan diciptakan sebagai hubungan yang permanen ( Bdk Kej 2;24, Mat 19:4). Alkitab juga berkata bahwa perceraian adalah dosa dan dibenci Tuhan ( Mal 2:16 ).
Cobalah kita baca dan renungkan ayat Firman Tuhan dibawah ini :
“Sebab Aku membenci perceraian, firman TUHAN, Allah Israel -- juga orang yang menutupi pakaiannya dengan kekerasan, firman TUHAN semesta alam. Maka jagalah dirimu dan janganlah berkhianat!” ( Maleakhi 2:16 )

Perceraian tidak berasal dari Allah dan tidak pernah direstui Allah baik melalui para nabi maupun melalui para rasul. Perceraian terjadi oleh buatan manusia dan karena kedegilan hati manusia. Umat Israel yang seharusnya menjadi teladan bagi bangsa-bangsa lain justru gagal dan meniru kebiasaan buruk dari bangsa kafir untuk mempraktekkan perceraian di tengah-tengah umat Israel. Tuhan Yesus sendiri melarang perceraian dan pernikahan kembali setelah perceraian.
Membuat pernikahan menjadi lebih baik itu berarti menjauhkan diri dari pemikiran perceraian dari setiap pasangan Kristen. Perceraian bukan jalan yang terbaik dalam pemecahan permasalahan suami istri, melainkan penyelesaian dengan cinta kasih dari Kristus, dengan perdamaian dan usaha keras dari pasutri untuk menjaga pernikahan. Suami-istri harus berusaha menyelamatkan pernikahan dengan sedalam-dalam dan sesempurnanya. Pernikahan yang tetap berdasarkan Firman Allah akan tetap diberkati Allah. Kasih, kesetiaan dan ketaatan terhadap Firman Allah akan melindungi pernikahan Kristen dari segala pengaruh buruk dan kehancuran dari dunia yang berdosa dimana orang percaya diutus. Oleh sebab itu keluarga Kristen harus menolak perceraian dan pernikahan kembali.

Penginjilan Melalui Teknologi Satelit Menjangkau Muslim Di Arab Saudi & Timur Tengah

Share

"PENGINJILAN MELALUI TEKNOLOGI SATELIT MENJANGKAU MUSLIM DI ARAB SAUDI & TIMUR TENGAH"

Kesaksian Dan Kisah Nyata : "Jutaan Muslim MURTAD Karena Zakaria Boutrous"

Al-Qaeda mengumumkan Pendeta Koptik Kristen Zakaria Boutrous sebagai kafir yg paling di cari di seluruh dunia.. Al-Qaeda juga menawarkan upah sebesar USD $60Juta bagi kepala Boutrous. Al-Qaeda mengarahkan serangan pada penginjil Arab yg beroperasi di AS karena telah menyebarkan Injil kepada Muslim. oleh Joel C.Rosenberg untuk FlashTraffic. Anda mungkin belum pernah dengar nama Pendeta Zakaria Boutrous, tapi penting untuk mengetahui tokoh ini. Dia adalah penginjil Arab Amerika yg paling efectif,terkenal,kontroversial di dunia muslim. Dia bagaikan "Rush limbaugh" bagi para revivalis. Khotbahnya lucu,cerdas,meyakinkan,dan provokatif. Musuh-musuhnya tidak hanya ingin membungkamnya, tapi membunuhnya sekalian..Minggu lalu aku dapat kehormatan mewawancarai Boutrous melalui telepon dari tempat tinggalnya yang tersembunyi. Dia mengatakan padaku bahwa dia baru saja tahu website Al-Qaeda memasang fotonya dan menyebutnya sebagai Kafir yang paling di cari di seluruh dunia. Mereka juga memasang harga bayaran bagi kepalanya. Christian Brodcasting Network melaporkan bahwa harga kepalanya seharga $60 juta. Boutrous sendiri tidak tahu harga tepatnya.Bandingkan dengan kepala Osama Bin Laden yg di hargai oleh Amerika seharga $25 Juta saja...
Kenapa ya para muslim sangat benci dan jengkel dengan pendeta tua Koptik Kristen dari Mesir yg sudah berusia 70 tahun ini..? Jawabnya adalah Boutrous memerangi Islam melalui udara, dan dia menang....Boutrous mengabarkan Injil melalui teknologi satelite canggih yg mampu menembus benteng-benteng para pemerintah Islam yang menahan penginjilan di tanah Islam..Dengan begitu Boutrous secara langsung menantang Muhammad sebagai nabi, dan Alquran sebagai firman allah SWT. Secara sistematis dia membahas kehidupan Muhammad, kisah cintanya, untuk menunjukan sifat aslinya yg buruk dan penuh dosa. Dia membahas Alquran dengan seksama, ayat demi ayat, sambil menunjukan isinya yg bertentangan satu sama lain dan tiadanya konsistensi pesan. Tidak hanya kesalahan Islam saja yg dia jabarkan, tapi juga penyampaian pesan pada muslim bahwa Yesus mengasihi mereka dan bersedia menerima dan mengampuni mereka. Jika hal ini di lakukan Boutrous secara diam-diam, atau jika siaran TV satelite nya tidak ada yang nonton, maka tentulah tidak ada keributan yg di timbulkan. Tapi program TV nya berlangsung selama 90 menit dengan pesan campuran antara khotbah, Ajaran dan jawaban dari para penelpon di seluruh penjuru dunia. Program TV nya di tayangkan empat kali dalam seminggu dalam bahasa Arab, yg merupakan bahasa asli.
Boutrous, di jaringan TV Staelite bernama Al Hayat [ TV Hidup]. Siaran TV ini bisa di lihat di seluruh negara-negara Afrika Timur,Timur Tengah,Asia Tengah, dan juga seluruh Amerika Utara,Eropa,Australia,dan New Zealand.. Tidak hanya bisa di tonton dimana saja, Tapi juga di tonton oleh sekitar 50 juta Muslim setiap hari. Akibatnya, Boutrous.. yang sudah mengudara semenjak tahun 2003 telah menjadi nama yang terkenal di dunia muslim. Koran Arab menganggap nya sebagai "Musuh Masyarakat Islam" nomor satu di tanah Arab. Jutaan muslim membencinya namun tetap menontonnya dan mendengarkannya yg tidak bisa di blockir oleh pemerintah masing-masing negara. Ketika Boutrous menantang imam-imam radikal muslim untuk menjawab tuduhan-tuduhan nya terhadap Islam dan Alquran, jutaan penonton muslim menunggu bagaimana para imam akan menjawabnya. Tapi semakin banyak muslim radikal menyerangnya, Boutrous justru semakin terkenal. Semakin banyak pula muslim mengamati, semakin banyak pula muslim yang akhirnya berkesimpulan bahwa Boutrous benar dan mereka pun "Murtad" dan beralih ke agama Kristen. Boutrous memperkirakan bahwa sekitar 1.000 muslim per bulan berdoa untuk menerima Yesus sebagai Juru Selamat mereka melalui telepon gengamnya.. Sebagian muslim menerima Yesus di siaran TV bersama Boutrous.
Boutrous yakin kebanyakan Muslim bukanlah Muslim Radikal. Tapi dia menjelaskan bahwa muslim tersesat secara rohani dan dia ingin sekali menolong mereka mendapatkan jalan kembali kepada Tuhan yang mencintai mereka.
Sejumlah Faktor yg mempengaruhi fenomena Boutrous ini :
PERTAMA : Bentuk media baru : khususnya TV satelite dan Internet memungkinkan orang bertanya tentang Islam tanpa takut dianiaya atau di bunuh. Ini mengakibatkan untuk pertama kalinya penonton Muslim bahkan dari Saudi Arabia dimana Injil- Injil disita dan di bakar-menelpon show ini untuk berdebat dengan Boutrous dan bahkan menyatakan kemurtadan mereka dan masuk Kristen.
KEDUA : Siaran TV Boutrous dalam bahasa Arab. Bahasa sekitar 200 juta orang, kebanyakan muslim. Kemahiran Boutrous berbahasa Arab Klasik tidak hanya memungkinkan mencapai penonton yang lebih luas, dan memungkinkan juga untuk membahas lebih dalam literatur Arab yang berjilid-jilid sehingga melaporkan kepada muslim-muslim KTP tentang kepincangan-kepincangan dalam Islam.
KETIGA : Analisanya tidak dapat di bantah. Contoh pembahasan tentang "apakah jihad sebuah kewajiban bagi semua muslim?" "Apakah wanita lebih rendah dari pria dalam islam?" "Benarkah Muhammad mengatakan bahwa monyet-monyet wanita harus di rajam dengan batu.?" "Apakah minum meminum air kencing nabi memang di wajibkan Shariah.?" Boutrous menjawab setiap pertanyaan dengan kutipan dari sumber-sumber Islam yg jelas, dari teks Quran,Hadist dan teologi-teologi muslim ternama dari dulu sampai sekarang. Dan ternyata, tangapan ulama sering dalam bentuk bungkam kesumat, yang membuat siaran-siaran Boutrous semakin mengiurkan bagi penonton muslim.
Ulama sering merujuk kepada kesimpulan-kesimpulan Boutrous mau tidak mau bahkan malah menyatakan persetujuan mereka dengan Boutrous - sehingga sering membuat wajah-wajah merah malu pada siaran TV secara langsung tersebut. CONTOH PALING DRAMATIS pada Siaran TV International, Iqra. Sang pembawa acara, basma, Muslimah konsevatif berjilbab, menanyakan kepada 2 orang ulama termasuk Sheikh Gamal Quatb yang pernah menjabat sebagai mufti agung Universitas Al-Azhar untuk menjelaskan legalitas ayat Quran [4:24] yg mengijinkan lelaki untuk memperkosa wanita-wanita tahanan perang. Ia berulang ulang kali menanyakan "Betulkah menurut Shariah, Sex dengan budak masih berlaku..?" Kedua ulama tidak dapat memberikan jawaban yang pasti dan jelas, bahkan mereka cuma bisa OOT [Out of topic] sambil mengutuk Yahudi...!! Bahkan Basma menegaskan kembali : "pemuda-pemuda muslim bingung dan perlu "JAWABAN SEGERA" karena ada sebuah siaran TV khusus dan seorang lelaki yang mendiskusikan masalah ini selama 20 tahun dan belum juga mendapatkan tanggapan dari kalian" Sheikh Qutb yang wajahnya merah padam berteriak "Percuma menanggapi orang-orang hina macam itu..!" dan angkat kaki dgn marah dari set film. Ia kemudian kembali lagi, tapi menolak untuk mengakui bahwa Islam memang mengijinkan budak-budak sex dan malah menghabiskan waktu untuk mengumpat dan mengutuk Boutrous.
Ketika Basma mengatakan bahwa " Sebanyak 99% Muslim,termasuk saya tidak mengerti masalah pergundikan dalam Islam dan sulit untuk menerimanya".Sang Sheikh menjawab "Kalian tidak perlu mengerti..!" Dan bagi muslim-muslim yang menonton dan di pengaruhi Boutrous, ia menghardik "Itu urusan kalian.!" Kalau putera saya sakit dan memilih untuk mengunjungi seorang mekanik dan bukan seorang dokter..! maka itu urusan dia..! Namun sukses Boutrous adalah tujuannya untuk menyelamatkan jiwa muslim. Ia selalu memulai dan mengakhiri siarannya dengan menyatakan bahwa ia mencintai semua muslim dan ingin menjauhi mereka dari kepalsuan-kepalsuan dan membawa mereka menuju suatu "KEBENARAN".DENGAN DEMIKIAN FATHER ZAKARIA BOUTROUS MEMERANGI API DENGAN API...! "Keep on Fire Soldier Of Christ" @Wassalam.com
Sumber :

Facebook : LEBIH DARI 55 JUTA KRISTEN di INDONESIA


Zakaria Boutrous:
Teknologi satelit, radio, internet dan masih banyak cara yang lain dapat menjangkau Muslim di mana mereka berada dan cara ini menjaga privasi mereka. Mereka bisa mendengar siaran dari TV satelit sendirian dan juga melihat internet saat sendirian. Hal ini penting karena bagi Muslim berbahaya untuk mencari tahu tentang agama Kristen atau mendengarkan khotbah agama Kristen.Dengan demikian mereka ingin menjaga privasi mereka. Mereka takut akan sesama Muslim jika ketahuan.
Wartawan:
Apa yang Anda ketahui tentang pertumbuhan umat Kristen di dunia Islam. Apakah ada keterangan data jumlah mereka?
Zakaria Boutrous:
Terdapat jutaan orang yang menerima Kristus, mereka adalah para Muslim murtad yang lalu memeluk Kristen. Misalnya 10.000 orang dari Aljeria setiap tahun, dan 45.000 dari Maroko setiap tahun, 50.000 dari Saudi Arabia setahun, dan dari seluruh Afrika terdapat 6 juta Muslim murtad setahun. Dari Mesir saja terdapat 1 juta Muslim murtad dan lalu memeluk Kristen.
Wartawan:
Wow! Ada berita bahwa ada beberapa imam yang murtad meninggalkan Islam juga. Dapatkah Anda memberi keterangan tentang hal itu?
Zakaria Boutrous:
Betul itu. Ada seorang imam dari mesjid di Timur Tengah yang murtad, saya tak mau memberitahu dari negara mana. Dia menonton TV satelit kami, membaca Alkitab, dan lalu memeluk Kristen, dan datang ke gereja untuk meminta para pendeta berdoa baginya karena dia punya kelompok imam-imam lainnya yang mempelajari keterangan dari TV satelit kami guna mencari kebenaran. Setelah itu mereka mulai membaca Alkitab. Minggu ini, seorang imam dari kelompok ini beserta seluruh keluarganya dibaptis. Puji Tuhan.

Soli Deo Gloria
Sumber : http://indonesia.faithfreedom.org/

Kesaksian Dan Kisah Nyata Pelaku Kerusuhan Mei 1998 Ahmad Andryansah bin Abdul Jalil, Jemaat Islam Ditangkap Tuhan Yesus Al-Masih Dan Masuk Kristen : “Saya Telah Menerima Kasih Karunia-Nya”

Share
Kesaksian Dan Kisah Nyata Pelaku Kerusuhan Mei 1998 Ahmad Andryansah bin Abdul Jalil, Jemaat Islam Ditangkap Tuhan Yesus Al-Masih Dan Masuk Kristen : “Saya Telah Menerima Kasih Karunia-Nya”
Sudah jamak jika kita mendengar kesaksian dari para saksi mata mau pun korban dari suatu kejadian. Tetapi kali ini saya mendapatkan sebuah kisah kesaksian yang justru dari pelaku tindakan kekerasan. Saya melihat bahwa ada suatu hal yang dapat dipetik dari cerita ini, yaitu: Jamahan kasih Allah. Ya, pelaku tindak kekerasan dijamah hatinya oleh Yesus Kristus sehingga hidupnya berubah 180 derajat.Sungguh indah, Yesus pergi meninggalkan 99 domba yang tidak tersesat untuk mencari domba yang sesat. Betapa gemuruhnya Sorga dengan nyanyian puji-pujian kepada Allah ketika si domba yang tersesat telah ditemukan. Dalam kisah ini Yesus sendirilah yang menemukan si domba tersesat.
Berikut adalah kisah kesaksian Andryansah:
Awalnya saya mengenal Isa Almasih berawal dari kejadian yang hampir tidak masuk akal. Bermula dari kerusuhan mei 1998 pada waktu itu.
Sebelum saya mengenal Isa Almasih, saya di didik oleh orang tua saya maupun para ulama baik di bangku sekolah, musholla, maupun masjid bahwa orang di luar penganut Islam adalah kafir dan Islam merupakan ajaran yg paling benar dari segala kitab yang ada di muka bumi ini, dan yang paling utama. Apabila ada di antara kami yg dapat mengenyahkan penganut di luar Islam, adalah merupakan suatu pahala yg besar, sebab menurut apa yg telah mereka ajarkan kepada saya inti nya adalah penganut di luar Islam merupakan jamaah syaithon yang harus segera di musnahkan dari muka bumi ini. Dan bahaya yg paling besar pada saat itu adalah kaum nashara (Nasrani) yang selalu berkembang di Indonesia secara perlahan-lahan yang mana pada saat itu saya selalu di cekoki pelajaran yg terdapat di dalam Quran maupun hadist. Begitulah bagaimana sikap saya yang bagaikan iblis semula sebelum mengenal Isa Almasih yang mulia di bumi maupun akhirat dengan kasih-Nya.
Dan pada suatu waktu tepatnya awal kerusuhan Mei 1998, saya bersama kawan-kawan saya (penganut Islam) mengendarai sepeda motor beramai-ramai dengan tujuan untuk menjarah toko-toko milik non muslim. Sebelum kami berangkat melakukan hal tersebut, sebenarnya saya enggan mengikuti mereka karena keluarga kami pun orang yg hidup di atas rata-rata dan hal tersebut sepertinya merupakan sesuatu yg memalukan. Dan pada saat itu saya telah menyelesaikan study di perguruan tinggi dan saya masih dalam status penggaguran dan hal inilah yg membuat saya mengikuti ajakan teman saya, terutama apalagi bila ada salah satu dari mereka berteriak mari kita hancurkan para kafir, hal inilah yg membuat semangat saya menggebu-gebu.
Sampai pada suatu saat kami telah sampai di depan toko yg bernama El-Shadai, dan kami yakin bahwa toko itu adalah toko milik kafir Nasrani. Dan akhirnya kamipun melempari toko tersebut sambil meneriakan Allahuakbar! bersama-sama dan meneriakkan “kafir, keluar lu dari dalam toko lu!”
Pada waktu itu ada beberapa orang yg berhamburan keluar. Salah satu dari mereka mengendarai motor untuk melarikan diri dari kami. Kami melihat pria itu mengenakan kalung salib di lehernya. Lalu teman saya yang bernama Sultan (nama samaran) berseru kepada saya, “Ndry, mari kita kejar dia!”
Saya pun bergegas untuk membonceng teman saya. Sebelum saya membonceng motor kawan saya, saya mengambil sepotong besi. Dan akhirnya kami pun mengejar pria itu. Dan yang mana pada waktu itu keadaan di jalan sangat carut marut, tetapi pria itu tetap menancap gas. Mungkin saking takutnya berusaha menyelamatkan diri dari kejaran kami. Kawan saya pun mempercepat laju motornya. Berhubung motor yang kami tunggangi adalah motor king sedangkan pria tersebut menggunakan motor bebek, maka perlahan-lahan kami dapat menyusulnya.
Pada suatu saat pria itu membelokkan motornya pada persimpangan dengan cepatnya. Dan pada saat itulah kami tidak tahu darimana mobil tersebut datang. Seingat saya, kamipun akhirnya menabrak mobil tersebut dan saya serasa terbang di udara. Sesudah itu saya tidak sadar lagi.
Pada waktu saya sadar, saya melihat banyak kerumunan di sekitar saya. Dan dengan reflek saya mencari teman saya untuk melihat kondisinya. Lalu saya pun memisahkan diri untuk mencari teman saya dari kerumunan orang tersebut.
Tetapi saya tidak tahu mengapa orang tersebut masih berkerumun di tempat saya berada tadi. Lalu saya pun melangkah ke jalan, dan saya mendapati kerumunan di sisi jalan yang lain. Saya pun berpikir itu pasti teman saya. Lalu saya pun melangkah mendekatinya.
Tiba-tiba saya berhenti sontak di tengah jalan karena saya melihat di beberapa kerumunan teman saya, saya melihat teman saya jadi dua. Dan ada banyak orang yg berwajah bengis dan hewan kurus seperti anjing yg hendak memperebutkannya. Saya mengucek mata saya sebab saya pikir saya masih belum sadar. Setelah itu saya melihat teman saya yang ada dua tersebut. Salah satunya di seret-seret oleh mereka untuk keluar dari kerumunan tersebut. Dan teman saya itu berteriak, “Ndry, Ndry, tolong saya!” Saya pun tak berani melangkah karena saya takut. Dan saya tetap diam terpaku di tengah jalan raya tersebut.
Pada waktu itu ada sinar datang dari sebelah kanan saya. Waktu saya menoleh, ternyata mobil ambulance pas di samping kanan saya dan menabrak saya. Saya pun tersontak dan menyebut Masyaallah sambil memejamkan mata. Tetapi mobil itu serasa melintasi tubuh saya. Lalu sayapun membuka mata saya dan dengan reflek saya memegang tangan saya sendiri. Lalu saya pun melihat mobil ambulance tersebut berhenti pas di tempat saya jatuh tadi. Dan yang membuat saya terdiam seribu bahasa adalah ketika saya melihat tubuh saya dimasukkan ke dalam ambulance tersebut. Hal ini yg membuat saya seperti gila. Sayapun akhirnya berlari tanpa tujuan dan saya tidak berani mendatangi kerumunan di mana saya jatuh sebelumnya karena saya takut setelah melihat kejadian teman saya.
Tidak jelas kemana saya berlari, tiba tiba saya sampai di sebuah taman dan saya duduk sambil menangis. Apakah saya sudah mati? Saya terus mencubit-cubit tangan saya, tapi saya tidak merasakan apapun. Lalu saya menangis lebih keras. Dan sayapun tersungkur menangis di atas tanah. Dan pada saat saya tersungkur, saya melihat sepasang kaki di depan mata saya. Sayapun sontak mundur ke belakang karena saya teringat langsung apa yg dialami teman saya. Tapi pada saat saya mau bangun dan melarikan diri, saya seperti lumpuh tidak bisa bergerak. Dan saya pun memberanikan diri untuk menatap siapakah yg ada di depan saya. Tapi saya tidak bisa melihat wajah-Nya karena sangat silau. Dan hal itu membuat saya pasrah dan menundukkan muka.
Lalu orang yg berpakaian putih di depan saya itu pun bertanya kepada saya, “Nak, mengapa engkau menganiaya AKU?”.Lalu saya pun menjawabnya, “Setan, pergi kau jangan ganggu saya!” Sayapun akhirnya mengucapkan ayat-ayat kursi untuk mengusirnya.Lalu Dia pun berkata lagi “Nak, mengapa engkau menganiaya Aku?” Sayapun masih melafalkan ayat kursi di bibir saya dan saya mengucapkan “Ya Allah, usirlah setan itu dari hadapanku.” Lalu Dia berkata lagi, “Nak, apakah kesalahan-Ku hingga kau menganiaya Aku?”
Lalu setelah saya sadar ayat kursi tidak ampuh untuk menghadapi-Nya, sayapun tersungkur di bawah kaki-Nya dan menangis tersedu-sedu dan akhirnya akupun menjawabnya, “Saya tidak tahu kenapa saya melakukannya. Maafkanlah saya.”
Dan saya pun meraung-raung di bawah kaki-Nya. Dan Diapun berkata, “Bangunlah. Jangan takut. Peganglah tangan-Ku.” Dan sayapun berdiri di depan-Nya sambil menundukkan muka saya (dan pada waktu itu sayapun masih berpikir bagaimana cara melarikan diri dari-Nya). Sepertinya Dia tahu pikiran saya, dan Dia berkata lagi, “Jangan takut akan Aku karena Aku lembut dan murah hati.”
Dan akhirnya saya pun memberanikan diri untuk menatap-Nya. Saya merasakan kesedihan yg ada di hati saya menjadi sirna seketika dan saya pun memberanikan diri untuk bertanya kepada-Nya, “Siapakah kamu sesungguhnya?”
Lalu Dia menjawab, “Akulah yang selalu di perdebatkan oleh banyak anak manusia. Akulah jalan yang lurus. Akulah yang telah membangkitkan orang dari kematian.” Setelah saya mendengar Dia berkata “Akulah yang telah membangkitkan orang dari kematian”, sayapun langsung tersadar bahwa Dialah Isa Almasih atau Yesus Kristus yang banyak sekali dipuja puja oleh kaum Nasrani sebagai Tuhan-nya. Lalu sayapun tersungkur di bawah kaki-Nya kembali dan pada saat itu secara tak sadar saya memperhatikan kaki-Nya yg mempunyai tanda berlobang bekas luka. Saya pun berkata “Ya Nabi Isa, ampunilah segala sesuatu yang pernah saya perbuat terhadap pengikut-Mu. Ampunilah saya.”
Dan sayapun menangis kembali karena merasa berdosa terhadap-Nya. Lalu dia pun berkata, “Mengapa kamu menganiaya mereka?” Sayapun menjawab-Nya, “Saya tidak tahu. Atau mungkin karena mereka menganggap-Mu sebagai Allah dan menduakan Allah?”
Lalu Dia pun berkata “Segala apa yang ada padaKu adalah milik Bapa-Ku yang di Sorga. Dan segala apa yang ada pada BapaKu di Sorga adalah Milik-Ku juga, karena oleh-Nya segala kekuasaan baik di bumi maupun di sorga telah diserahkan-Nya kepadaKu. Karena Aku dan Bapa adalah satu. Begitu juga kau, kau sekarang adalah milik-Ku.”
Sayapun masih menangis di bawah kaki-Nya pada saat Dia menerangkan tentang siapa diri-Nya sebenar-Nya, yaitu Dia adalah Allah itu sendiri. Lalu saya pun berkata, “Ya Isa Allahku, ampunilah segala sesuatu yang pernah saya lakukan.” Di sinilah saya pertama kali menyatakan Isa adalah Allah saya. Lalu Isa Almasih berkata, “Pulanglah dan beritakanlah tentang Aku, tentang apa yang pernah kau lihat. Aku akan menyertai kalian semua hingga zaman akhir.”
Dan pada saat itu pula sontak saya terbangun. Ternyata saya sudah berada di Rumah Sakit, tepatnya di ruang ICU kurang lebih selama 2 minggu dalam keadaan koma. Pada saat saya terbangun, saya langsung menangis dan menyebut, “Ya Isa, ya Tuhanku, ampunilah saya.”
Pada saat itu ibu dan saudara-saudara saya sedang menunggu di luar dan bergegas masuk saat mendengar suara saya. Tetapi kebanyakan dari mereka heran mengapa saya menyebut Isa sebagai Tuhan saya. Banyak di antara mereka yg menganggap saya kerasukan iblis membaca ayat kursi bersama sama. Ini membuat saya tertawa terpingkal-pingkal setiap saya mengingat mereka melakukan hal tersebut. Akhirnya sayapun dibawa pulang ke rumah setelah kondisi saya membaik. Pada saat itu merupakan kegoncangan iman yg terbesar dalam hidup saya, tentang apa yg pernah saya percayai sebelumnya, yg selalu penuh dengan kekerasan, iri, dan dengki. Dan saya mengingat tentang pertemuan saya dengan Tuhan kita Yesus Kristus, betapa baiknya Dia terhadap saya. Dia tahu saya telah menganiaya pengikut-Nya, seharusnya Dia memenggal kepala saya, tetapi Dia malah mengampuni saya dan mengembalikan roh saya menyatu kembali dengan jiwa dan tubuh saya. Padahal ibu saya pernah berkata bahwa pada saat saya di rumah sakit dokter telah mengatakan bahwa saya telah mengalami pendarahan otak dan mustahil bisa di sembuhkan. Dan sekalipun saya sembuh, saya akan mengalami kelumpuhan total. Banyak para dokter yg merasa aneh pada kejadian saya yg ajaib.
Dan apabila mereka bertanya saya hanya menjawab Isa atau Yesus Kristus lah yg menyembuhkan saya. Kadang-kadang hal ini membuat mereka yg belum menerima Yesus di dalam hatinya menganggap saya kerasukan iblis. Begitu juga saudara-saudara saya maupun bapak saya sendiri. Sehingga sering bapak saya mengundang para kiai maupun dai untuk mengkotbahi saya.Lalu saya bertanya kepada mereka, “Sudahkah kalian pernah merasakan kematian?” Merekapun jawab, “Belum.”Lalu sayapun bilang kepada mereka, “Percayalah kepada Isa, karena Isa lah yang menyelamatkan saya dari kematian.”
Akhirnya banyak dari antara mereka yg pergi dengan hati yg dongkol.Untungnya bapak saya merupakan muslim yg liberal. Akhirnya sayapun menceritakan tentang semua kejadian yg pernah saya alami pada waktu itu. (mungkin bapak saya mendengarkannya dengan cara masuk kuping kiri, keluar kuping kanan). Akhirnya bapak saya berkata, seandainya apa yg saya alami itu memang benar, maka bapak akan mengucap syukur kepada Nabi Isa yg telah menyelamatkan saya. Dan sayapun selalu berdebat dengan bapak saya. Sampai akhirnya saya berkata kepada bapak saya, “Sungguh apa yang semua saya alami adalah benar karena saya melihatnya dengan kepala dan mata saya sendiri.”
Dan bapak sayapun bilang, “Bagaimana mungkin kamu melihatNya, orang pada saat itu bapak bersama ibumu selalu menunggui kamu di rumah sakit? Kapan kamu keluar dan bertemu denganNya? Tahukah kamu Ndry, semua itu karena ridho Allah, titik!”
Pada waktu itu saya pun bingung menjawab pertanyaan yg dilontarkan bapak kepada saya. Ibu saya pun menangis dan memeluk saya ketika melihat kami berdebat dengan keras dan menyuruh saya diam dan meninggalkannya. Tanpa sebab saya berkata kepada bapak, “Ya benar, Isa Almasih adalah Tuhan saya sekarang ini. Pelangi adalah saksi apa yg pernah saya katakan.”
Lalu bapak saya tertawa menyindir kepada saya, “Di musim kemarau begini mana mungkin ada pelangi?” Dan sayapun akhirnya pergi meninggalkan tempat saya berdebat dengan ayah saya itu dan menuju pintu rumah untuk pergi keluar. Pada saat saya di luar rumah sayapun menangis dan berbicara sendiri, “Ya Isa Tuhanku, mengapa begitu keraskah hati bapak saya seperti batu?” Lalu saya pun mendongak ke atas langit, dan anehnya saya melihat pelangi. Lalu saya menangis dengan penuh suka cita, dan sayapun lari kembali ke dalam rumah untuk menemui bapak saya. Dan saya memanggilnya untuk menunjukkannya.
Setelah bapak saya melihat pelangi tersebut diapun diam seribu bahasa. Dan setelah kejadian itu bapakku seperti mengalami kegoncangan iman, seperti yg pernah saya alami sebelumnya.
Sayapun mulai mencari lebih dalam tentang siapa Isa Almasih sebenarnya melalui Al-Quran maupun hadist, dan saya menemukan hal-hal yg membuat saya terharu. Misalnya ayat surat-surat di bawah ini:
(Maryam, 19:19) Hanya Isa Anak Maryam yang langsung masuk Syurga kerana Dia suci.
(Al Imran, 3:45) Bahkan Dia (Isa Almasih) terkemuka di dunia dan di akhirat.
(Al Fatihah, 1:6) “Indinash shiraathal mustaqiim” Artinya: Tunjukilah kami jalan yang lurus
(Az Zukhruf, 43:61) “Wa innahu la’ilmu lis saa’ati fa laa tamtarunna bihaa wa tabi’unni haadzaa shiraathum mustaqiim.” Artinya: Dan sesungguhnya Isa itu benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat kerana itu janganlah kamu ragu tentang hari kiamat itu dan ikutlah Aku. Inilah jalan yang lurus.
(Az Zukhruf, 43:63) “Wa lammaa jaa-a ‘Isa bil bayyinaati qaala qad ji’tukum bil hikmati wa li ubayina lakum ba’dhal ladzii tathtalifuuna fiihi fat taqullaaha wa athii’u.” Artinya: Dan tatkala Isa datang membawa keterangan. Dia berkata sesungguhnya Aku datang membawa hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian yang apa kamu perselisihkan tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaKu.
(An Nisa, 4:171) “Inamal Masihu ‘isabnu Maryama rasullahi wa kalimatuhu.” Artinya: Sesungguhnya Isa Al Masih putra Maryam itu utusan Allah dan FirmanNya.
(Hadis Anas bin Malik hal.72) “Isa faa innahu Rohullah wa kalimatuhu.” Artinya: Isa itu sesungguhNya Roh Allah dan FirmanNya.
(Maryam, 19:17) ”arsalnaa ilaihaa ruuhanaa fa tamatstsala lahaa basyaran sawiyya.” Artinya: Kami mengutus Roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya menjadi Manusia yang sempurna.
(Hadis Ibnu Majah) “Laa mahdia illa isabnu Maryama.” Artinya: Tidak ada Imam MAHDI selain Isa putra Maryam.
(Al Anbiyaa, 21:91) “Wallatii ahshanat farjahaa fa nafakhnaa fiihaa mir ruuhinaa Wa ja’alnaahaa wabnahaa ayatal lil ‘aalamiin” Artinya: Ingatlah kisah seorang perempuan yang memelihara kehormatannya (Maryam) lalu Kami tiupkan kepadanya Roh Kami (Roh Allah) dan Kami jadikan dia dan Anaknya tanda (kuasa Allah) bagi semesta alam.
(Maryam, 19:33) “Wa salaamu ‘alayya yauma wulittu, wa yauma amuutu, wa yauma ub’atsu hayaa.” Artinya: Dan sejahtera atasNya pada hari Dia dilahirkan, pada hari Dia wafat, dan pada hari Dia dibangkitkan hidup kembali.”
(Al Imran, 3:55) “Idz qaalallahu yaa Isa, innii mutawafiika, wa raafi’uka ilayya, wa muthahhiruka minal ladzinaa kafaruu, wa jaa’ilul ladzina tabauka fauqal ladzina kafaruu ilaa yaumil qiyamati.” Artinya: Ingatlah tatkala Allah berfirman; Hai Isa, sesungguhnya Aku akan mewafatkanMu, dan mengangkatMu kepadaKu, dan akan menyucikan Engkau dari orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikutiMu di atas mereka yang kafir hingga hari kiamat.”
(Al Baqarah, 2:253) “Wa aatainaa ‘isabna Maryam bayyinaati wa ayyadnaahu bi ruuhil qudusi.” Artinya: Dan Kami berikan kepada Isa putra Maryam, beberapa mujizat serta Kami perkuat Dia dengan Roh Kudus.
(An Nisa, 4:156) “Wa bi kufrihim wa qaulihim ‘alaa Maryama buhtaanan ‘azhiimaa.” Artinya: Dan kerana kekafiran mereka (terhadap Isa) dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar (zinah).
(Al Imran, 3:45) “Idz qalatil malaikatu yaa Maryama innallaaha yubasyiruki bi kalimatim minhus muhul masihu ‘isabnu Maryama wajihan fiddun-yaa wal akhirati wa minal muqarrabiin.” Artinya: Ketika malaikat berkata, hai Maryam sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan Kalimah daripadaNya namanya Al Masih putra Maryam, terkemuka di dunia dan di akhirat dan orang yang paling dekat pada Allah.
Dan sayapun akhirnya menelusuri dan mencari segala hal tentang Isa Almasih Tuhan kita. Akhirnya sayapun berpikir bahwa saya harus mendapatkan Injil itu sendiri untuk memahami siapa Isa Almasih itu sesungguhnya. Ada keinginan yang sangat kuat di hati saya untuk mendapatkannya (Injil). Lalu saya pun teringat akan toko yang pernah kami (saya bersama kawan saya dulu) rusakkan, yaitu toko buku El-Shadai, lalu sayapun pergi kesana.
Pada saat saya sampai di toko tersebut, toko itu masih kelihatan rapi, baik kaca-kacanya yg dulu kami lempari dengan batu hingga pecah, telah rapi terenovasi kembali. Lalu sayapun menghampiri toko tersebut dan akhirnya saya berbicara dengan salah satu penjaganya, “Mbak, apakah Anda menjual Injil?” “Ya.” jawabnya. Lalu penjaga itu pun mencarikan Injil tersebut. Lalu dia pun menyerahkan kepada saya Kitab Perjanjian Baru. Lalu saya bertanya lagi kepadanya, “Apakah ini Injil Isa Almasih punya?”
Mbak penjaga itupun berkata sambil tertawa kecil, “Iya, Perjanjian Baru itu adalah Injil.” Lalu mbak itu pun berkata kepada saya, “Apakah kamu non Kristen?”
Sayapun bingung menjawabnya. Karena agak takut oleh sebab sebelumnya, seandainya mbak itu tahu apabila saya muslim mungkin dia akan benci kepada saya, pikir saya dalam hati. Akhirnya dengan berat hati sayapun menjawabnya, “Ya, saya muslim.” sambil saya menundukkan muka.
Lalu mbak itu pun berkata, “Ah itu tak masalah bagi kami.” sambil tersenyum. Hal ini yang membuat saya heran kenapa mereka yg begitu ramah bisa kami benci tanpa sebab sebelumnya? Lalu sayapun bertanya kepada dia, “Mbak, adakah buku-buku tentang kisah nabi-nabi menurut Kristen?”
Lalu mbak itupun mencarikannya. Sesudah itu sayapun mananyakan harga totalnya untuk membayar buku-buku tersebut. Dan sebelumnya saya pun berta nya kepadanya, “Mbak, apakah ada di antara pegawai toko ini yang celaka pada saat kerusuhan sebelumnya?” Mbak itupun menjawab saya, “Pada waktu kejadian tersebut toko ini telah kami tutup lebih awal kira-kira jam sepuluh pagi.” Lalu saya bertanya lagi, “Apakah ada yg menempati toko ini sebagai tempat tinggal?”
“Ah tidak mas,” jawabnya, “hanya satpam yg menjaga toko-toko di sekitar kami. Itupun juga mereka hanya menjaga di luaran saja untuk keamanan sekitarnya.”
Hal ini yang membuat saya sangat bingung dalam hati. Seingat saya waktu kami merusak dan menjebol toko ini pada waktu petang hari masih ada beberapa orang yg di dalamnya, sedangkan mbak itu bilang toko telah tutup sejak jam 10 pagi dan tidak ada satupun penghuni yg menempatinya. Lalu siapakah di antara mreka yg kami kejar pada waktu itu? Hal ini yang membuat saya heran hingga sekarang. Seandainya apabila saya menemui pria yg kami kejar-kejar dulu, mungkin saya akan berlutut untuk meminta maaf kepadanya.
Dan akhirnya sayapun kembali kerumah, dan sayapun mulai membaca Injil satu persatu di kamar saya. Saya sangat terenyuh, sedih, dan bangga pada saat saya membaca kisah Injil, betapa mulianya segala sesuatu yang pernah diperbuat oleh Isa Almasih / Yesus Kristus. Begitu pun juga ucapan-ucapanNya yang bagaikan pisau belati langsung menusuk hati mengajarkan tentang kasih yang tulus, kerendahan hati, maupun keselamatan. Hal ini yang belum pernah saya peroleh sebelumnya semenjak saya hidup di muka bumi yang mana sebelumnya saya menganggap diri kami sebagai Muslim adalah yg tertinggi dari golongan lain kafir yang mana para golongan kafir itu harus tunduk kepada kami, yaitu para penganut Islam, sebab ada di Quran yg mengatakan, “hanya penganut Islam lah yang masuk Sorga” dan hal ini sangat tidak masuk akal.
Bagaimana mungkin nabi-nabi sebelum Muhammad bisa disebut Islam, karena mereka pun tidak pernah sekalipun mengucapkan kalimat syahadat? Dan juga pada saat saya mengalami kejadian yg aneh di mana roh saya berpisah dengan tubuh saya pada waktu kecelakaan dan mengalami koma, kenapa yg menemui saya justeru Isa Almasih / Yesus Kristus? Dan akhirnya sayapun menyerahkan diri saya sepenuhnya untuk menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan saya dan Juruselamat saya. Pada tanggal 27 Oktober 2000 saya pun dibaptis dalam nama Bapa, Putera dan Roh Kudus. Halleluya. Saya telah menerima kasih karunia-Nya. Baik susah maupun senang.
Tuhan Yesus selalu menyertai saya.
Amin
Solo, Indonesia, 3 Mei 2006
Nama asli saya Ahmad Andryansah bin Abdul Jalil dan saya akhirnya mengganti nama saya menjadi Christian Andryansah, dan saya menghapus nama Ahmad karena nama tersebut selalu mengingatkan saya akan kekejian.
Sumber – Buletin Kampung Baru Februari 2007

Kesaksian Dan Kisah Nyata Islam Masuk Kristen : “Mantan Pendiri Hizbullah Iran Islam Radikal Dr Daniel Shayesteh Keluar Dari Kegelapan”

Share

Kesaksian Dan Kisah Nyata Islam Masuk Kristen : “Mantan  Pendiri Hizbullah Iran Islam Radikal Dr Daniel Shayesteh Keluar Dari Kegelapan”
KELUAR DARI KEGELAPAN kesaksian oleh Dr Daniel Shayesteh
(Judul buku asli Escape from Darkness featuring Dr. Daniel Shayesteh)
Daniel Shayesteh sangat dikenal sebagai ...
  • Muslim radikal
  • Aktif militan
  • Iran fundamentalis
  • Co-pendiri Hezbollah
  • Penentu kematian para tahanan
Tapi hari ini, Daniel adalah seorang Kristen yang lahir-kembali! Dalam perjalanannya di seluruh dunia Daniel mengungkapkan rasa kebencian yang diajarkan berdasarkan ajaran Alquran-Islam dan bagaimana dia menemukan kitab yang memiliki kasih cahaya terang pada kebenaran Alkitab. Perhatikan informasi ini, karena ia digambarkan sebagai saksi hidup yang secara ajaib mampu keluar dari kegelapan.
Daniel Shayesteh dilahirkan di Iran di dekat Laut Kaspia. Umur sembilan tahun dia sudah mampu membaca seluruh Alquran dalam bahasa Arab, dan sebagai seorang anak ia menjadi sangat terkenal di daerah tersebut. Setelah tumbuh ia menjadi seorang pemuda dan berkomitmen hidup matinya hanya untuk Islam dan ia juga adalah pendiri Hezbollah (kemudian dikenal sebagai Iranian Revolutionary Army). Ia menjadi inspirator kuat bagi para muslim lainnya agar membenci dan membunuh orang-orang Yahudi dan Amerika.
Setelah dia membantu menggulingkan dan mengusir Shah Iran dan membawa Ayatollah Khomeini sebagai penguasa baru, justru dia diculik dan diproses hukum mati, ini dikarenakan Ayatollah Khomeni berseberangan dengan gerakan politiknya Daniel. Saat dia ada dalam kondisi tersiksa di penjara, teman satu selnya dibunuh, dan oleh kasih karunia Allah Daniel akhirnya bisa melarikan diri ke negara Turki. Disana ia bertemu dengan sekelompok orang Iran Kristen. Dan melalui kesaksian mereka tentang kasih Kristus, Daniel mulai belajar akan kebenaran Alkitab, diawali dari kitab Kejadian, ia mulai mengenal Kristus sebagai Juruselamat.
Walaupun dibenci oleh radikal Muslim, Dr Daniel Shayesteh dalam setiap perjalanannya sedapat mungkin memberikan informasi tentang apa yang di ajarkan oleh Alquran tentang keselamatan, Adam & Hawa, dan Kristen dan bagaimana Yesus Kristus telah mengubah hidupnya dan keluarganya. Dia mengungkapkan dasar kepercayaan Islam modern dan tindakan mereka agar Kristen bisa secara efektif membantu mereka yang masih terjebak dalam tradisi yang penuh kecurangan. Berbicara sebagai orang yang dulunya dilatih Muslim dalam strategi Jihad Islam, Dr Daniel Shayesteh juga memperingati sosial implikasi dari perkembangan Islam radikal di negara-negara barat hari ini.
Pesan Dr Daniel Shayesteh serta kesaksiannya jelas menyoroti keunikan dari Yesus Kristus. Ia menjelaskan mengapa ia percaya Allah Kristen yang nyatanya memang berbeda dengan tuhan yang disembah oleh agama-agama besar lainnya di dunia. Dr Daniel Shayesteh bermaksud untuk memberikan kesaksiannya dari keyakinan sebelumnya (Islam) dan bagaimana pandangan dunia, dan perubahan hidup sejak beliau dan keluarganya menerima Yesus Kristus. Sangat dramatic perubahan hidupnya saat dia menemukan Yesus karena bila tidak mungkin dia tidak akan hidup hingga hari ini. Dia menjelaskan tentang keunikan Kristus, bahwa tidak ada satupun di antara yang lain kecuali hanya Yesus Kristus yang bisa membawanya ke jalan yang DISEBUT kebenaran dan hidup kekal.
(Dr. Daniel Shayesteh was deeply involved in the Iranian Fundamentalist Revolution (1979) as a leading Muslim political leader and teacher of Islam. In addition to English, he speaks three middle-eastern languages (Farsi, Turkish and Azerbaijani) and is an accomplished poet and classical middle-eastern musician. He is an author and studied in one of the universities in Tehran and later in Turkey and Australia. His doctorate is in international business. He is married to Mary, and they have three daughters. He is Director of the Exodus from Darkness ministry and a National Evangelist for the Christian and Missionary Alliance of Australia.)